Logo Bloomberg Technoz

Kemenkes Pantau Kematian Peneliti Rusia, Bandara Bali Diperketat

Dinda D
06 October 2026 13:30

Suasana jembatan penghubung transfer Terminal Internasional-Domestik di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali,m. (dok. Angkasa Pura)
Suasana jembatan penghubung transfer Terminal Internasional-Domestik di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali,m. (dok. Angkasa Pura)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus memantau perkembangan kasus kematian seorang peneliti di Rusia yang meninggal setelah didiagnosis pneumonia dengan penyebab yang belum diketahui.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman mengatakan hingga 5 Oktober 2026, belum ada notifikasi khusus dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait kejadian tersebut.

"Sampai saat ini (5/10) belum ada notifikasi melalui IHR NFP maupun informasi dalam Event Information Site (EIS) WHO untuk kewaspadaan khusus pada kejadian tersebut," kata Aji dalam keterangannya, Senin (5/10/2026).


Meski demikian, Kemenkes memastikan kesiapsiagaan di pintu masuk negara terus diperkuat. Balai Karantina Kesehatan, rumah sakit, laboratorium kesehatan masyarakat, hingga dinas kesehatan diminta meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan menghadapi kemungkinan penyakit menular.

Khusus di bandara dan pelabuhan internasional di Bali, pengawasan terhadap pelaku perjalanan ditingkatkan. Pengawasan dilakukan melalui deklarasi kesehatan All Indonesia-Satu Sehat Health Pass (SSHP), pengamatan tanda dan gejala penyakit, serta risk based assessment (RBA) terhadap alat angkut.