Insentif SPPG Rp6 Juta/Hari akan Diubah, Pengelola Minta Adil
Dinda Decembria
19 August 2026 12:05

Bloomberg Technoz, Jakarta - Skema insentif Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebesar Rp6 juta per hari mulai dievaluasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Ke depan, besaran insentif berpotensi tidak lagi seragam, melainkan disesuaikan dengan beban kerja, jumlah penerima manfaat, hingga kinerja masing-masing dapur.
Rencana perubahan tersebut mendapat respons beragam. Asosiasi pengusaha dan pengelola SPPG menyambut baik apabila penyesuaian dilakukan secara terukur, sementara pengamat menilai pemerintah perlu membenahi desain program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara lebih mendasar agar anggaran benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi penerima.
Ketua Asosiasi Pengusaha & Pengelola Dapur MBG Indonesia (APPMBGI) Abdul Rivai Ras mengatakan pihaknya mendukung evaluasi skema insentif tersebut selama efisiensi tidak mengorbankan kualitas makanan dan keberlangsungan operasional dapur.
“Prinsip kami: setuju dengan efisiensi, asal tidak mengorbankan kualitas gizi dan keberlangsungan dapur,” kata Rivai kepada Bloomberg Technoz, Rabu (19/08/2026).
Menurut dia, skema flat Rp6 juta per hari memang sederhana, tetapi belum sepenuhnya menggambarkan beban setiap SPPG. Dapur yang melayani 1.000 porsi di perkotaan, menurutnya, memiliki beban yang berbeda dengan dapur yang melayani 3.500 porsi di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
































