Logo Bloomberg Technoz

Malaysia Diakabarkan Incar Sistem Rudal AL Senilai US$245 Juta

News
03 October 2026 20:15

Ilustrasi bendera Malaysia (Foto: Bloomberg)
Ilustrasi bendera Malaysia (Foto: Bloomberg)

Danial Azhar - Bloomberg News

Bloomberg, Surat kabar The Star melaporkan Menteri Pertahanan Malaysia menyatakan pemerintah setempat sedang mempertimbangkan alokasi dana lebih dari 1 miliar ringgit (US$245 juta) guna pengadaan sistem rudal serang angkatan laut yang baru, menyusul batalnya kesepakatan dengan Norwegia awal tahun ini.

Kesepakatan sebelumnya—yang ditandatangani pada 2011 senilai US$2,8 miliar—gagal terlaksana setelah Oslo memblokir pengiriman sistem rudal angkatan laut dan komponen peluncurnya ke Malaysia.


Langkah ini diambil menyusul perubahan peraturan pengendalian ekspor Norwegia yang membatasi penjualan tertentu kepada sekutu dan mitra terdekat.

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengecam langkah tersebut, dengan menyatakan bahwa hal itu dapat merusak kepercayaan terhadap pemasok pertahanan Eropa.