Logo Bloomberg Technoz

Usai Kasus Keracunan di Karo, BGN Buka Opsi Pengetatan Tes MBG

Azura Yumna Ramadani Purnama
17 August 2026 18:20

Suasana dapur umum Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Kalibata, Jakarta, Rabu (16/4/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Suasana dapur umum Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Kalibata, Jakarta, Rabu (16/4/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono membuka opsi memperketat pengetesan Makan Bergizi Gratis (MBG), usai terdapat insiden keamanan pangan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Sudaryono menyatakan bahwa pengetesan MBG umumnya hanya dilakukan melalui uji organoleptik atau menggunakan panca indra. Nantinya, dia membuka opsi agar pengetesan dilakukan menggunakan test kit pangan.

“Jadi bahwa keracunan ini bukan hanya misalnya dicek organoleptik tadi di bau, di rasa, dicicipi, ya. Sudah di bau nggak ada masalah, dicicipi juga nggak ada persoalan, akhirnya dikonsumsi,” kata Sudaryono kepada awak media, di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (17/8/2026).


“Jadi ini sedang kami pertimbangkan untuk kemudian di setiap dapur itu nanti kita lakukan test kit,” lanjutnya.

Sudaryono menyatakan, pengecekan MBG melalui test kit pangan sudah dilakukan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Bhayangkari.