Logo Bloomberg Technoz

KONSUMSI ENERGI

Proyek Data Center RI Sedot Air dan Rakus Listrik, ESDM Respons

Azura Yumna Ramadani Purnama
02 October 2026 17:50

Komplek pusat data di Amerika Serikat. dok; Bloomberg
Komplek pusat data di Amerika Serikat. dok; Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara ihwal tingginya kebutuhan air tanah dan konsumsi listrik data center skala besar, yang belakangan disorot oleh berbagai pihak.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung tak menampik hal tersebut. Dia menegaskan data center memang membutuhkan listrik yang besar dan ketersediaan air yang baik.  

Dengan begitu, dia juga menyarankan agar pengembangan data center harus disesuaikan dengan potensi listrik dan ketersediaan air.


"Data center itu kan membutuhkan dua, itu listrik besar dan juga ketersediaan air. Jadi kita juga ada yang melihat itu pengembangan data center itu sesuai dengan potensi listrik dan ketersediaan air," kata Yuliot kepada awak media di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (2/10/2026).

Adapun, Executive Director Information and Communication Technology (ICT) Institute, Heru Sutadi mengingatkan dampak signifikan dari konsumsi energi data center skala besar terhadap beban pasokan listrik nasional.