AI Hilangkan Pekerjaan Repetitif, Human Touch Tetap Dibutuhkan
Merinda Faradianti
29 September 2026 17:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Chief Executive Officer (CEO) Mekari Suwandi Soh mengakui bahwa penggunaan kecerdasan buatan (AI) di perusahaan ikut mempengaruhi kaum white collar atau pekerja kerah putih.
Penggunaan AI juga ia yakini akan mengubah pola kerja di perusahaan, terutama dengan mengambil alih pekerjaan yang bersifat repetitif dan mudah distandarisasi. Menurut Suwandi, perubahan tersebut tidak berarti peran manusia akan hilang sepenuhnya.
Suwandi menerangkan bahwa pekerjaan yang sebelumnya banyak menghabiskan waktu untuk aktivitas berulang dapat dialihkan kepada AI. Sementara tenaga manusia dapat lebih banyak difokuskan pada pekerjaan yang bersifat strategis.
“Jadi human touch tetap ada, hanya saja mungkin bentuknya berbeda dari sebelumnya,” kata Suwandi dalam Mekari Conference 2026, Selasa (29/9/2026).
Suwandi melanjutkan, pekerjaan yang berulang dan relatif mudah distandarisasi menjadi jenis pekerjaan yang lebih mudah diefisiensikan dengan AI.































