Logo Bloomberg Technoz

Kerek Pertumbuhan, Kemenkeu Beber Rencana Perluas Basis Pajak

Ibnu Affan
16 September 2026 20:30

Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung saat POV Talks Bloomberg Technoz di Jakarta, Senin (18/5/2026). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung saat POV Talks Bloomberg Technoz di Jakarta, Senin (18/5/2026). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyiapkan reformasi perpajakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi sekaligus menjaga disiplin fiskal. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperluas basis pajak.

“Memperluas basis pajak dan memperkuat kepatuhan secara adil,” ujar Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Juda Agung dalam International Tax Conference 2026 di Jakarta, Kamis (16/9/2026).

Perluasan basis pajak dilakukan melalui pemanfaatan data administrasi dan data pihak ketiga secara lebih optimal. Upaya tersebut dikombinasikan dengan pengawasan berbasis risiko untuk membantu mengidentifikasi kesenjangan kepatuhan dan memfokuskan penegakan pada area yang paling membutuhkan perhatian.


Juda menyebut bahwa tujuan dari reformasi perpajakan ini adalah mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, sekaligus tetap menjaga disiplin fiskal.

Sementara itu, dua prioritas lainnya adalah memodernisasi administrasi dan mempermudah kepatuhan wajib pajak, serta membangun sistem perpajakan yang adil, pasti, dan sesuai dengan perkembangan ekonomi global.