Catatan Jelang Nota Keuangan RAPBN 2027: Fokus Kualitas Belanja
Redaksi
14 August 2026 13:25

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tak lama lagi akan menyampaikan pidato terkait Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2027 (RUU APBN 2027) beserta Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna di Gedung DPR RI pada hari ini, Jumat (14/8/2026).
Kepala Negara dijadwalkan menyampaikan perencanaan anggaran negara dan kebijakan-kebijakan unggulan seputar ekonomi, sosial dan lainnya sekitar pukul 15.42 WIB, setelah didahului pidato Ketua DPR RI pada pukul 14.42 WIB.
Menanggapi hal ini, sejumlah ekonom menyarankan Kepala Negara untuk berfokus memanfaatkan belanja negara secara produktif untuk program yang berkualitas dan memberi dampak berlapis tinggi bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Putu Rusta Adijaya, Peneliti Bidang Ekonomi The Indonesian Institute (TII) menilai ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan Kepala Negara dalam membahas RAPBN 2027. Pertama, pemerintah perlu berhati-hati dengan target pertumbuhan yang tinggi, yakni di kisaran 5,8% – 6,5% agar tidak hanya menjadi target administratif, tetapi benar-benar ditopang oleh investasi swasta, produktivitas, konsumsi rumah tangga, dan penciptaan lapangan kerja, terutama berkelanjutan.
"Selain itu, jangan sampai hanya besar di atas kertas tapi malah merusak keberlanjutan lingkungan dan upaya mitigasi krisis iklim kita," kata Putu kepada Bloomberg Technoz, Jumat (14/8/2026).































