Pasar Obligasi Meriah, Yield SUN Banyak Terpangkas
Tim Riset Bloomberg Technoz
14 August 2026 11:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Tren bullish mewarnai pasar Surat Utang Negara (SUN) pada perdagangan Jumat (14/8/2026), kala pelaku pasar mencermati penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 oleh Presiden Prabowo Subianto.
Melansir data Bloomberg, obligasi pemerintah menguat secara merata, yang terlihat dari penurunan yield hampir di semua tenor.
Yield tenor 2 tahun jadi penggerak utama dengan penurunan 10,7 basis poin (bps) menjadi 6,83%, disusul tenor 5 tahun yang turun 9,5% jadi 7,04%. Sementara, tenor 3 dan 4 tahun masing-masing turun 6,6 bps, dan tenor 7 tahun turun 6,1 bps. Di sisi lain, yield tenor acuan 10 tahun, turun 1,7 bps menjadi 7,2%.
Katalis Positif
Pergerakan yield di pasar SUN terjadi seiring membaiknya sentimen global. Data Indeks Harga Produsen Amerika Serikat (AS) pada Juli tercatat 4,7% dari posisi Juni 5,5%. Capaian ini memperkuat ekspektasi bahwa The Fed masih punya ruang untuk mempertahankan suku bunga, sekaligus mengurangi tekanan kenaikan yield US Treasury.































