Logo Bloomberg Technoz

Menyisir Risiko TBC Lewat Skrining Kesehatan

Andrean Kristianto
29 September 2026 21:39

Petugas mengukur tinggi badan warga di Posyandu Mawar Kuning 2, Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Petugas mengukur tinggi badan warga di Posyandu Mawar Kuning 2, Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Tenaga kesehatan memeriksa gula darah warga di Posyandu Mawar Kuning 2, Gambir, Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Tenaga kesehatan memeriksa gula darah warga di Posyandu Mawar Kuning 2, Gambir, Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Tenaga kesehatan memeriksa tekanan darah warga di Posyandu Mawar Kuning 2, Gambir, Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Tenaga kesehatan memeriksa tekanan darah warga di Posyandu Mawar Kuning 2, Gambir, Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Petugas menimbang berat badan warga di Posyandu Mawar Kuning 2, Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Petugas menimbang berat badan warga di Posyandu Mawar Kuning 2, Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Petugas mendata hasil pemeriksaan kesehatan saat pelacakan TBC di Posyandu Mawar Kuning 2, Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Petugas mendata hasil pemeriksaan kesehatan saat pelacakan TBC di Posyandu Mawar Kuning 2, Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Petugas mendata hasil pemeriksaan kesehatan saat pelacakan TBC di Posyandu Mawar Kuning 2, Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Petugas mendata hasil pemeriksaan kesehatan saat pelacakan TBC di Posyandu Mawar Kuning 2, Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Petugas mengukur tinggi badan warga di Posyandu Mawar Kuning 2, Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Tenaga kesehatan memeriksa gula darah warga di Posyandu Mawar Kuning 2, Gambir, Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Tenaga kesehatan memeriksa tekanan darah warga di Posyandu Mawar Kuning 2, Gambir, Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Petugas menimbang berat badan warga di Posyandu Mawar Kuning 2, Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Petugas mendata hasil pemeriksaan kesehatan saat pelacakan TBC di Posyandu Mawar Kuning 2, Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)
Petugas mendata hasil pemeriksaan kesehatan saat pelacakan TBC di Posyandu Mawar Kuning 2, Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sebanyak 100 warga memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Posyandu Mawar Kuning 2, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (29/9/2026). Pemeriksaan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menemukan kasus tuberkulosis (TBC) melalui skrining yang dilakukan di lingkungan warga RT 7, 8, dan 9, RW 1.

Dalam pemeriksaan kesehatan, warga menjalani pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar perut, tekanan darah, serta gula darah, sebelum dilanjutkan dengan skrining oleh dokter. Pada tahap berikutnya, petugas mengambil sampel dahak yang diperiksa menggunakan tes cepat molekuler (TCM) dan POC untuk mendeteksi kemungkinan TBC.

Puskesmas Gambir menyiapkan 84 lokus untuk pelaksanaan tracing TBC yang berlangsung pada Agustus hingga November 2026, dengan setiap lokus menargetkan sekitar 100 warga. Kegiatan tersebut merupakan program Kementerian Kesehatan untuk mendorong skrining TBC secara masif, terutama bagi warga yang memiliki kontak serumah atau kontak erat dengan pasien TBC, lanjut usia, serta warga dengan riwayat diabetes.

Warga yang dinyatakan positif TBC akan mendapatkan pengobatan secara gratis melalui program pemerintah. Sementara itu, bagi kontak serumah pasien TBC yang tidak menunjukkan gejala, petugas dapat memberikan terapi pencegahan tuberkulosis (TPT) untuk mencegah berkembangnya infeksi pada orang yang berisiko.

Penemuan kasus TBC juga melibatkan pengurus RT dan RW untuk mendorong warga yang mengalami gejala atau memiliki riwayat kontak dengan penderita TBC agar segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. Warga yang telah menjalani pemeriksaan turut mendapatkan stiker sebagai penanda bahwa rumah tersebut sudah mengikuti pemeriksaan TBC.

(dre)