Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Dibuka di Bawah Rp17.900/US$

Tim Riset Bloomberg Technoz
12 August 2026 09:12

Karyawan merapihkan mata uang rupiah dan dolar AS di tempat penukaran mata uang di Jakarta, Senin (27/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan merapihkan mata uang rupiah dan dolar AS di tempat penukaran mata uang di Jakarta, Senin (27/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah membuka perdagangan Rabu (12/8/2026) dengan pelemahan 0,07% ke Rp17.853/US$. Tak lama berselang, rumah kembali tergerus 0,11% ke Rp17.860/US$. 

Di tengah sikap wait and see pelaku pasar terhadap prospek kesepakatan perdamaian di Timur Tengah, pergerakan rupiah dan mata uang kawasan berpotensi terbatas.

Amerika Serikat (AS) dan Iran hampir mencapai kesepakatan, seperti dikabarkan oleh Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif. Namun sikap Iran masih keras untuk menuntut seluruh militer AS keluar dari kawasan Timur Tengah. 


Di samping itu, pembicaraan antara Iran dan Oman mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz untuk sebagian pelayaran juga disebut telah memasuki tahap lanjutan. 

Walau begitu, pergerakan mata uang Asia cenderung beragam. Peso Filipina melemah bersama won Korea Selatan, dolar Singapura, dan yen Jepang. Sebaliknya dolar Taiwan dan Ringgit Malaysia menguat pagi ini. 

Rupiah dan mata uang Asia. (Bloomberg)