Logo Bloomberg Technoz

Konsensus Bloomberg: Kuartal II, Ekonomi RI Diramal Tumbuh 5,1%

Redaksi
04 August 2026 12:00

Pengunjung melihat celana yang dijual di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (9/3/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengunjung melihat celana yang dijual di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (9/3/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) dijadwalkan kembali merilis data penting lainnya pada Rabu (5/7/2026). BPS akan merilis data Produk Domestik Bruto (PDB) yang akan menggambarkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. 

Untuk periode kuartal II-2026 yang besok diumumkan, konsensus Bloomberg memperkirakan ekonomi Indonesia tumbuh 5,1% secara tahunan (year-on-year/yoy). Melambat dari 5,61% pada kuartal sebelumnya.

Di sisi lain, secara kuartalan (quarter-to-quarter/qoq), ekonomi diproyeksikan bangkit 3,51% setelah sempat terkontraksi 0,77% pada kuartal I.


Proyeksi Bloomberg Economics lebih optimistis, yakni 5,42% yoy. Namun, angka ini tetap lebih rendah dibandingkan pertumbuhan 5,61% yang tercatat pada kuartal sebelumnya.

Jika terealisasi, capaian tersebut mengindikasikan dua hal. Pertama, fondasi ekonomi domestik masih cukup kuat sehingga masih mampu mempertahankan pertumbuhan, di atas angka psikologis 5%. Kedua, mesin pertumbuhan juga terlihat mulai kehilangan tenaga, sebab ruang akselerasi sepertinya kian terbatas.