PBB: Serangan AS ke Sekolah di Iran Bisa Jadi Kejahatan Perang
News
18 September 2026 16:00

Magdalena Del Valle - Bloomberg News
Bloomberg, Sekelompok pakar yang didukung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menemukan “alasan yang masuk akal” untuk meyakini bahwa pasukan Amerika Serikat (AS) melakukan kejahatan perang selama konflik dengan Iran. Mereka menyoroti dua serangan udara, termasuk satu serangan yang menghantam sebuah sekolah dasar di Minab dan menewaskan sekitar 150 warga sipil.
Dalam laporan yang disampaikan kepada Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB di Jenewa, misi pencari fakta independen terkait Iran menyatakan pihaknya “menemukan alasan yang masuk akal untuk meyakini bahwa Amerika Serikat melakukan kejahatan perang dengan melancarkan serangan secara membabi buta yang mengakibatkan hilangnya nyawa atau cedera warga sipil maupun kerusakan terhadap objek sipil.”
Tim tersebut, yang menyerahkan laporannya kepada Dewan HAM PBB di Jenewa, meneliti dua serangan, termasuk serangan rudal jelajah Tomahawk pada akhir Februari terhadap Sekolah Dasar Shajareh Tayyebeh di Minab, yang menewaskan lebih dari 150 orang. Tim juga meneliti serangan lain yang menyebarkan awan pelet tungsten di atas kompleks olahraga dan kawasan permukiman di Lamerd, menewaskan 22 orang.
Misi yang dibentuk oleh badan HAM tertinggi PBB tersebut juga menyalahkan pemerintah Iran atas “pelanggaran HAM berat dan kejahatan terhadap kemanusiaan,” termasuk dalam tindakan keras yang disertai kekerasan terhadap para demonstran Iran baru-baru ini.































