Alasan ATSI Minta Biaya Verifikasi Wajah SIM Antara Rp200 - Rp600
Muhammad Fikri
23 July 2026 20:05

Bloomberg Technoz, Jakarta - Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) berharap biaya verifikasi data biometrik ke Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dapat ditekan menjadi di bawah Rp1.000 per transaksi seiring implementasi registrasi kartu SIM berbasis biometrik.
Direktur Eksekutif ATSI Marwan O. Baasir mengatakan pembahasan mengenai biaya verifikasi masih berlangsung bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Saat ini operator masih dikenakan tarif sekitar Rp3.000 untuk proses tersebut.
"Kita berharap di bawah itu. Kita mengusulkan sebetulnya Rp200 dengan Rp600. Itu usulan kami, mudah-mudahan diterima Dukcapil," kata Marwan kepada wartawan, Kamis (23/7/2026).
Menurut dia, operator juga mengusulkan agar biaya hanya dikenakan untuk proses verifikasi yang berhasil. "Yang kita harapkan, yang berbayar itu yang successful saja. Jangan semua percobaan dihitung," tambah Marwan.
"Kalau semua percobaan juga dihitung, berat, nanti kita lihat hasil diskusinya karena kami masih membahasnya dengan Dukcapil."





























