Logo Bloomberg Technoz

Tak lama setelah muncul laporan mengenai serangan di Laut Merah, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan telah melancarkan serangan malam ke-12 berturut-turut terhadap Iran guna mengurangi kemampuan negara tersebut dalam menyerang kapal-kapal sipil. 

Pasukan Amerika menargetkan fasilitas penyimpanan rudal dan drone, pos-pos pengawasan pantai, dan aset pertahanan udara, kata komando tersebut dalam unggahan di X.

AS menggunakan pesawat pembom jarak jauh B-1 dalam serangan pada Selasa untuk menyerang target Korps Garda Revolusi Islam di Iran, lapor Axios, mengutip seorang pejabat AS. Penggunaan pesawat pembom tersebut merupakan yang pertama dalam serangkaian serangan terbaru, katanya.

Gedung Putih belum menanggapi permintaan komentar pada Rabu malam.

Karena konflik tampaknya semakin meluas, baik AS maupun Iran menunjukkan sedikit niat untuk kembali ke meja perundingan.  

Presiden Donald Trump mengatakan pada Rabu bahwa Republik Islam Iran “sedang dihantam begitu keras” menyusul tewasnya empat tentara AS dalam seminggu terakhir, tetapi belum siap menandatangani kesepakatan. Sebelumnya, ia berjanji akan menyerang jembatan dan pembangkit listrik Iran jika Teheran terus menyerang kapal-kapal di Selat Hormuz.

“Mereka belum siap untuk membuat kesepakatan karena setiap kali mereka membuat kesepakatan, mereka ingin mengubahnya dan sebagainya,” kata Trump kepada para pendukungnya di rapat umum di Georgia.

Menteri Dalam Negeri Iran, Eskandar Momeni mengunjungi Pakistan—bersama dengan Qatar telah menjadi mediator utama dalam konflik yang berlangsung hampir lima bulan ini—tetapi tidak ada tanda-tanda bahwa pertemuan tersebut membuahkan hasil.

“Tidak ada negosiasi—yang mungkin terjadi hanyalah pertukaran pesan,” kata juru bicara kementerian Iran itu setelah kunjungan pada Selasa, menurut kantor berita semi-resmi Mehr.

“Pesan baru kami bahwa musuh telah melanggar nota kesepahaman tersebut dan harus menerapkannya,” tambahnya, merujuk pada perjanjian damai sementara tanggal 17 Juni yang kini secara efektif sudah tidak berlaku lagi. 

Jika AS menyerang jembatan atau pembangkit listrik, “Iran akan menyerang infrastruktur dan jembatan di wilayah tersebut, termasuk fasilitas energi di mana AS memiliki kepentingan,” lapor kantor berita semi-resmi Tasnim, mengutip sumber militer yang mengetahui informasi tersebut.

AS memperluas cakupan serangan udaranya pada Selasa, di mana pasukan Amerika menyerang situs militer di dekat kota Tabriz di barat laut, menurut media Iran. Ini diduga merupakan kali pertama wilayah tersebut diserang sejak ketegangan antara pihak yang bertikai memburuk dua minggu lalu.

Pemerintah Iran mengaktifkan sistem pertahanan udara pada Rabu dini hari di Teheran, ibu kota, demikian dilaporkan media lokal, sambil menambahkan bahwa AS menyerang Abdanan dan Chovar di bagian barat, dekat perbatasan dengan Irak.

Lalu lintas kapal sebelum dan selama perang AS-Iran. (Bloomberg)

Dampak ekonomi akibat perang, khususnya harga bahan bakar yang tinggi, sangat membebani warga Amerika menjelang pemilihan paruh waktu November. Trump telah mendapat nilai buruk atas penanganannya terhadap ekonomi dan konflik, menurut jajak pendapat, yang menempatkan sesama Republikannya pada risiko kehilangan kendali atas Kongres.

“Harganya akan turun, mungkin lebih rendah daripada saat kita mulai—tapi beri saya sedikit waktu,” kata Trump pada Rabu di Georgia, merujuk pada harga minyak.

AS mengatakan akan mengintensifkan serangan udaranya sampai Iran membuka kembali Selat Hormuz dan berhenti menyerang kapal-kapal komersial. Teheran belum menunjukkan tanda-tanda akan mundur, bersikeras mempertahankan kendali atas lalu lintas melalui jalur air tersebut meski Trump menyatakan serangan AS secara signifikan melemahkan militer Iran.

Konflik ini juga telah menimbulkan korban di kalangan pasukan AS. Pentagon mengatakan pada Selasa bahwa seorang sersan Angkatan Darat berusia 28 tahun yang sebelumnya dinyatakan hilang telah tewas dalam serangan pekan lalu terhadap pangkalan udara di Yordania, sehingga jumlah korban tewas AS selama seminggu terakhir menjadi empat orang. Trump bertolak ke Dover, Delaware, pada Rabu untuk menyaksikan pemulangan jenazah beberapa prajurit yang gugur.

Iran mengatakan serangan AS baru-baru ini telah menewaskan lebih dari 50 orang dan melukai lebih dari 500 orang. Teheran berjanji akan membalas dengan "serangan dahsyat" atas setiap serangan terhadap fasilitas nuklirnya atau infrastruktur sensitif lainnya.

Esmail Baghaei, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, mengatakan di X bahwa fokus pada Gunung Pickaxe, salah satu lokasi tersebut, adalah "dalih palsu untuk agresi."

Jika AS menginjakkan kaki di tanah Iran, "mereka akan menghadapi jutaan orang yang akan melawan mereka dengan segala yang mereka miliki," kata Panglima Angkatan Darat Amir Hatami seperti dikutip televisi pemerintah.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan kepada para senator pada Selasa bahwa perang tersebut telah menelan biaya US$37,5 miliar bagi Washington hingga saat ini.

(bbn)

No more pages