Logo Bloomberg Technoz

RI Kebut Hilirisasi Bauksit ke Aluminium, Nilai Tambahnya 15 Kali

Sabrina Mulia Rhamadanty
23 July 2026 11:40

Anoda bekas yang sangat panas di bengkel elektrolisis di pabrik peleburan atau smelter Aluminium Dunkerque SAS di Dunkirk, Prancis./Bloomberg-Nathan L
Anoda bekas yang sangat panas di bengkel elektrolisis di pabrik peleburan atau smelter Aluminium Dunkerque SAS di Dunkirk, Prancis./Bloomberg-Nathan L

Bloomberg Technoz, Jakarta – Asosiasi Bauksit Indonesia (ABI) mengatakan percepatan hilirisasi bauksit secara tuntas hingga menjadi aluminium dapat mendorong nilai tambah menjadi 10—15 kali lipat.

"Jika bauksit dijual mentah, harganya sangat rendah. Namun, setelah diolah, secara tuntas nilai tambahnya bisa melonjak 10 hingga 15 kali lipat, tergantung pada kualitas dan harga pasar," ujar Ketua Umum ABI Ronald Sulistyanto saat dihubungi, Kamis (23/7/2026). 

Ronald menambahkan pengolahan bauksit secara paripurna menjadi aluminium sangat krusial untuk menekan ketergantungan impor.


Selama ini, kebutuhan aluminium nasional sebagian besar masih ditopang oleh impor lantaran pasokan alumina dalam negeri belum diproses lebih lanjut secara optimal.

"Apalagi untuk aluminium, kebutuhan dalam negeri kita selama ini sebagian besar masih ditopang oleh impor karena alumina yang diproduksi belum diolah lebih lanjut. Jika kita mengolahnya sampai tuntas menjadi aluminium, nilai ekonomis yang kita dapatkan akan sangat besar," katanya.

Tumpukan alumina di ruang penyimpanan pabrik aluminium./Bloomberg-Nick Paleologos