Anggota DPR Soroti Bunga & Cicilan Utang 2025 Hampir 50% APBN
Redaksi
17 July 2026 16:55

Bloomberg Technoz, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI Harris Turino menyoroti realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 yang hampir separuhnya digunakan untuk membayar cicilan pokok dan bunga utang, yakni mencapai Rp1.400 triliun.
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada 2025 mencapai 40,51%. Angka ini meningkat dari rasio pada tahun sebelumnya, yakni 39,8% terhadap PDB pada 2024.
Hal ini disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Rapat Kerja Kemenkeu dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) dengan Komisi XI DPR RI, beberapa waktu lalu.
Menanggapi hal itu, Harris Turino menilai rasio utang Indonesia dibandingkan negara lain masih bisa dianggap setara.
"Tapi yang jadi persoalan adalah tingkat bunga yang harus dibayarkan mencapai Rp599 triliun ditambah cicilan Rp800 triliun. Totalnya sekitar Rp1.400 triliun. Kalau dibandingkan total penerimaan negara 2025 sekitar Rp3.100 triliun, artinya angka bayar utang dan bunga sudah mendekati 50%," ungkap Harris dalam Rapat Kerja DPR RI, dikutip Jumat (17/7/2026).































