Aksi Jual Saham Chip Tekan Wall Street di Tengah Keraguan AI
News
17 July 2026 05:02

Rita Nazareth - Bloomberg News
Bloomberg, Aksi jual saham perusahaan pembuat chip menyeret bursa saham Wall Street turun di tengah kekhawatiran apakah investasi besar-besaran pada kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) akan mampu membenarkan valuasi yang sudah sangat tinggi. Kembalinya risiko geopolitik juga turut membebani sentimen pasar.
Dalam gelombang volatilitas terbaru, indeks yang mengukur kinerja saham-saham raksasa chip anjlok 4,3%. Prospek bisnis yang solid dari Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC) tertutupi oleh proyeksi belanja modal yang lebih tinggi. Indeks Nasdaq 100 turun 1,6%.
Saham Alphabet Inc. merosot 4,4% setelah Google dikabarkan mengalami keterlambatan selama beberapa bulan dalam peluncuran model AI andalan terkuatnya. Dalam perdagangan setelah jam bursa, saham Netflix Inc. ikut melemah setelah perusahaan memprediksi pertumbuhan penjualan akan melambat untuk kuartal kedua berturut-turut.
Para pelaku pasar kini bergulat dengan pertanyaan apakah saham-saham teknologi telah menjadi terlalu mahal di tengah ketidakpastian kapan belanja AI senilai triliunan dolar akan mulai menghasilkan keuntungan yang signifikan. Empat operator AI terbesar di Amerika Serikat diperkirakan akan menggelontorkan lebih dari US$725 miliar hanya pada tahun ini.




























