Logo Bloomberg Technoz

Inflasi AS Melandai, Wall Street Ditutup Menghijau

News
15 July 2026 05:40

Wall Street atau bursa saham Amerika Serikat. dok:Bloomberg
Wall Street atau bursa saham Amerika Serikat. dok:Bloomberg

Joel Leon - Bloomberg News

Bloomberg, Bursa saham Amerika Serikat (AS) berada di zona hijau pada penutupan perdagangan Selasa (14/7). Hal ini terjadi setelah rilis data terbaru yang menunjukkan penurunan indeks harga konsumen (IHK), sekaligus meredakan tekanan bagi bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) untuk mengerek suku bunga.

Indeks S&P 500 ditutup menguat 0,4% di New York, membalikkan koreksi tajam yang terjadi pada hari Senin. Sementara itu, indeks Nasdaq 100 melonjak 1,1% menyusul pulihnya saham-saham raksasa cip memori asal Korea Selatan, di mana penguatan saham SK Hynix Inc dan Samsung Electronics Co turut memberikan sentimen positif bagi emiten sejenis di bursa saham AS.


IHK AS merosot pada bulan Juni untuk pertama kalinya dalam enam tahun terakhir, sementara indikator utama untuk inflasi inti terpantau tidak banyak berubah. Para investor kini tengah mengalihkan fokus mereka pada rilis data indeks harga produsen (IHP) yang dijadwalkan keluar pada hari Rabu.

“Pasar memang mengantisipasi angka inflasi yang lebih jinak, dan hasil yang keluar ternyata sedikit lebih rendah dari ekspektasi pasar,” ujar Subadra Rajappa, kepala riset AS di Societe Generale. “Menurut saya, fokus saya akan lebih tertuju pada rilis IHP besok yang nantinya akan memengaruhi angka PCE inti akhir bulan ini, guna mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai indikator inflasi favorit The Fed, yaitu PCE inti.”

Grafik S&P 500. (Sumber: Bloomberg)