Logo Bloomberg Technoz

Untuk perdagangan hari ini, Rabu (15/7/2026), BRI Danareksa Sekuritas menyebut, dari domestik, sentimen tetap positif setelah S&P Global Ratings mempertahankan peringkat kredit Indonesia di BBB dengan outlook stabil, yang menjaga kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi.

Pasar hari ini akan mencermati perkembangan konflik AS-Iran serta respons pasar terhadap inflasi AS Juni yang melandai menjadi 3,5% year–on–year/yoy, lebih rendah dari ekspektasi pasar 3,8%. 

“Data tersebut meningkatkan peluang pelonggaran kebijakan The Fed sehingga berpotensi mendukung aset berisiko, memperkuat nilai tukar rupiah, dan mendorong aliran dana ke pasar negara berkembang,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas.

Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak konsolidatif dengan support psikologis 6.000 dan resistance 6.100–6.130. Bertahannya IHSG di atas level 6.000 menjadi sinyal positif untuk melanjutkan momentum penguatan.

Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah WIFI, SRTG, dan BIPI.

Turut menjadi perhatian pasar, melansir Phintraco Sekuritas, Bursa Efek Indonesia (BEI) menambahkan kriteria price–impact–ratio dalam metodologi penyaringan saham yang berpotensi memiliki konsentrasi kepemilikan tinggi (High Shareholding Concentration/HSC). 

Artinya, BEI akan melakukan penyaringan terhadap saham-saham yang mengalami perubahan harga signifikan, tetapi tidak didukung oleh aktivitas transaksi yang memadai. Price–impact–ratio adalah perbandingan antara perubahan harga saham dengan tingkat velocity perdagangan. Velocity adalah rata-rata volume transaksi dibandingkan jumlah saham yang beredar di publik. 

Saham yang volume transaksinya rendah namun mengalami kenaikan harga yang besar akan menghasilkan price–impact–ratio tinggi dan menjadi objek pengawasan untuk berpotensi  termasuk dalam HSC. BEI menambah 37 saham ke dalam daftar saham HSC sehingga total menjadi 51 saham. 

“Dari sisi teknikal, pembentukan histogram positif MACD masih berlanjut, sementara indikator stochastic RSI berada pada overbought area. Sehingga IHSG berpeluang konsolidasi direntang level 5.950–6.125 pada perdagangan Rabu,” papar Phintraco Sekuritas.

Top picks atau saham pilihan riset Phintraco: saham WIFI, NCKL, MYOR, CTRA, dan MBMA.

CGS International Sekuritas Indonesia menuturkan, menguatnya Bursa Wall Street dan naiknya harga beberapa komoditas diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. 

Bursa Wall Street yang menguat tersulut data inflasi AS bulan Juni yang lebih rendah dari estimasi pasar. Data inflasi yang melambat menurunkan ekspektasi akan potensi kenaikan suku bunga acuan The Fed pada bulan ini. 

Adapun Gubernur The Fed Kevin Warsh memberikan kesaksian di hadapan Kongres, mengatakan, peningkatan inflasi dalam lima tahun baru–baru ini akan menjadi masa lalu.

Sementara itu masuknya beberapa saham dengan bobot cukup besar ke dalam daftar HSC dan berlanjutnya aksi jual investor asing diprediksi akan menjadi sentimen negatif.

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 5.980–5.920 dan resist 6.100–6.160,” tulis riset CGS International.

Dengan saham-saham pilihan CGS meliputi meliputi saham ASII, INCO, ENRG, EXCL, MEDC, dan ELSA.

Panin memproyeksikan IHSG berpotensi bakal melemah yang disebabkan oleh tensi geopolitik yang masih tinggi, masih derasnya outflow dana asing, masih naiknya yield obligasi mengindikasikan tekanan jual untuk obligasi yang masih tinggi.

“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah,” mengutip Panin Sekuritas.

Sedang, saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah MYOR, MBMA, dan AUTO.

(fad)

No more pages