Kemenkes Minta Warga Waspadai ISPA saat Panas Ekstrem
Dinda Decembria
11 July 2026 18:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat mewaspadai infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) seiring Indonesia memasuki puncak musim kemarau yang diperkirakan terjadi pada Juli hingga Agustus 2026. Masyarakat juga diminta menjaga kebersihan lingkungan dan daya tahan tubuh untuk menekan risiko penyakit.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni mengatakan penyakit yang perlu diwaspadai pada musim kemarau umumnya berkaitan dengan kondisi lingkungan. Karena itu, masyarakat diminta menjaga kebersihan, hygiene, dan sanitasi.
"ISPA... ya penyakit memang semuanya berhubungan dengan kesehatan lingkungan. Jadi tidak hanya perubahan cuaca, tetapi juga kebersihan lingkungan, hygiene, dan sanitasi harus terus dijaga. Karena penyakit-penyakit menular, termasuk ISPA dan lainnya, memang sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan," kata Andi kepada wartawan di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Jumat (10/7).
Andi mengatakan Indonesia saat ini tengah memasuki masa transisi dari musim hujan menuju musim kemarau. Menurutnya, cuaca yang lebih panas, kering, serta perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba perlu diantisipasi oleh masyarakat maupun fasilitas pelayanan kesehatan.
"Ya, jadi betul sekarang kita sedang transisi dari musim hujan ke musim kemarau. Dan kelihatannya kemarau kita itu lebih panas dari tahun-tahun sebelumnya. Tentunya kondisi alam yang panas, kemudian kering, perubahan cuaca yang mendadak, itu sebaiknya diantisipasi oleh seluruh masyarakat maupun fasilitas pelayanan kesehatan dan tenaga kesehatan," ujarnya.





























