Logo Bloomberg Technoz

Risiko Penyusutan Dana BPDP Mengintai di Balik Riuh Biodiesel B50

Sabrina Mulia Rhamadanty
11 July 2026 12:30

Palm fruits in Johor, Malaysia./Bloomberg-Aparna Nori
Palm fruits in Johor, Malaysia./Bloomberg-Aparna Nori

Bloomberg Technoz, Jakarta – Di tengah euforia peresmian program bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dengan campuran biodiesel B50 oleh Presiden Prabowo Subianto pekan ini, Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) mengingatkan adanya risiko penurunan pendapatan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).

Kebijakan peningkatan bauran fatty acid methyl ester (FAME) dari minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) terhadap bahan bakar minyak (BBM) solar fosil tersebut diproyeksikan bakal memangkas volume ekspor CPO secara signifikan.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Apkasindo Gulat Manurung menjelaskan implementasi B50 bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebijakan wajib yang akan menyerap setidaknya 19 juta ton CPO di dalam negeri.


Adapun, jumlah tersebut setara dengan 33% dari total produksi nasional yang menurut perhitungan Apkasindo maksimal dapat mencapai 56 juta ton.

Kebun Sawit Musim Mas (Dok. Musim Mas)

Potong Kuota