Tembaga—yang dipandang sebagai indikator pertumbuhan global—telah bergerak dalam rentang perdagangan yang cukup ketat sejak AS dan Iran menyepakati gencatan senjata sementara bulan lalu.
Pada Jumat sore, para pedagang akan menantikan data AS yang dapat memberikan petunjuk selanjutnya mengenai prospek kebijakan moneter Federal Reserve. Suku bunga yang lebih tinggi biasanya menekan permintaan investor terhadap komoditas yang tidak menghasilkan imbal hasil.
Harga tembaga relatif stabil di level US$13.496 per metrik ton di London Metal Exchange pada pukul 14.33 waktu Singapura. Logam lainnya menunjukkan pergerakan yang beragam, di mana aluminium naik 0,3% dan timbal turun 0,2%.
(bbn)
No more pages

































