Rupiah di Luar Negeri Bertahan di Atas Rp18.100/US$
Tim Riset Bloomberg Technoz
10 July 2026 08:28

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah di luar negeri masih bergerak di kisaran Rp18.130/US$, setelah melemah terbatas 0,06% dari level pembukaan pasar Non-Deliverable Forwards (NDF) hari ini, Jumat (10/7/2026).
Laju penguatan indeks dolar Amerika Serikat (AS) sedikit tertahan dan berada di posisi 100,88, seiring harga minyak mentah kembali jinak dan turun 0,22% ke level US$76,13 per barel. Pelaku pasar menilai konflik antara AS dan Iran kecil kemungkinannya berkembang menjadi gangguan yang lebih luas terhadap pasokan energi global.
Menyadur kabar dari Bloomberg News, salah satu pejabat AS mengatakan bahwa pembicaraan teknis antara Washington dan Teheran masih terus berlangsung. Dia menyebut, pemerintah AS tetap berkomitmen mencari penyelesaian diplomatik atas konflik tersebut.
Situasi ini membawa sebagian mata uang Asia menguat di pasar yang sudah buka pada 07:55 WIB. Ringgit Malaysia memimpin penguatan dan terapresiasi 0,24%, sementara baht Thailand menyusul bersama yen Jepang, yuan offshore, dolar Singapura, dan peso Filipina.
Sebaliknya, pelemahan yang sangat terbatas terjadi pada won Korea Selatan dan dolar Hong Kong.






























