Logo Bloomberg Technoz

Untuk perdagangan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas menyebut pelemahan IHSG dipicu aksi profit taking setelah gagal menembus level psikologis 6.000. Situasi diperburuk oleh meningkatnya ketegangan Amerika Serikat (AS) dan Iran serta keputusan S&P DJI yang memasukkan Indonesia ke dalam watchlist dan membuka peluang reklasifikasi ke frontier market. 

Dari dalam negeri, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang turun menjadi 117,8 pada Juni turut jadi pemicu pelemahan IHSG.

“Pasar hari ini akan mencermati perkembangan konflik AS–Iran setelah berakhirnya kesepakatan damai yang berpotensi kembali mendorong sentimen risk–off,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas.

Investor juga akan memantau pergerakan harga minyak, nilai tukar rupiah, dan arus dana asing sebagai indikator utama arah pasar dalam jangka pendek. Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah AKRA, ELSA, dan PGAS.

Sedangkan riset Phintraco Sekuritas menyebut, harga minyak mentah ditutup menguat lebih dari 4% kemarin imbas meningkatnya ketegangan di Timur Tengah memicu kekhawatiran akan gangguan pasokan. Sementara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan gencatan senjata telah berakhir dan Negeri Adidaya melancarkan serangan terhadap Iran serta mencabut izin yang memungkinkan Iran untuk menjual minyak mentah. 

“IHSG diperkirakan masih berpotensi melanjutkan koreksi untuk menguji area support di kisaran 5,800–5,745,” tulis Phintraco Sekuritas.

Top picks atau saham pilihan Phintraco adalah PGEO, PGAS, UNTR, ITMG, dan AALI.

CGS International Sekuritas Indonesia menuturkan, melemahnya mayoritas bursa Wall Street seiring memanasnya kondisi geopolitik di Timur Tengah diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. Sementara itu naiknya harga komoditas energi dan CPO berpeluang menjadi sentimen positif.

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 5.745–5.620 dan resistance 6.000–6.130,” tulis riset CGS International.

Saham-saham pilihan CGS meliputi MEDC, AKRA, ELSA, TLKM, AALI, dan UNTR.

Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG kemungkinan akan melemah, yang disebabkan oleh tensi geopolitik Timur Tengah yang masih belum mereda, outflow asing kembali meningkat seiring kabar dari S&P Dow Jones yang memasukkan Indonesia ke klasifikasi special measures atau frontier, dan nilai tukar rupiah yang telah mencapai level Rp18.000/US$.

Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah BKSL, PGAS, dan PSAB.

(fad/aji)

No more pages