Perminas Bakal Kelola Logam Tanah Jarang Bersama Midwest India
Sabrina Mulia Rhamadanty
07 July 2026 18:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kepala Badan Industri Mineral (BIM), Brian Yuliarto, menyatakan bahwa PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas)—BUMN baru di sektor mineral bentukan BPI Danantara—akan mengelola logam tanah jarang (rare earth) bersama perusahaan tambang asal India, Midwest Limited.
Kerja sama strategis ini resmi ditandatangani dalam pertemuan bilateral antara Perdana Menteri India, Narendra Modi, dan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2026).
"Ya, betul. Jadi, kita sedang menjajaki kerja sama terkait teknologi hilirisasi untuk pemisahan dan pemurnian rare earth. Tim dari Perminas dan BIM [Badan Industri Mineral] sudah beberapa kali ke India untuk melakukan pembicaraan," ungkap Brian saat ditemui awak media di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2026).
Menurut Brian, India memiliki teknologi mumpuni untuk pemurnian logam tanah jarang. Selain itu, negara tersebut juga menawarkan teknologi untuk pembangunan industri magnet.
"Peluang ini sedang kita jajaki formatnya seperti apa. Kita berharap Indonesia bisa membangun industri magnet maupun fasilitas pemurnian rare earth melalui kerja sama dengan India ini," tambahnya.





























