Logo Bloomberg Technoz

Fraksi Golkar Minta Penjelasan soal Pengelolaan SAL di APBN 2025

Mis Fransiska Dewi
07 July 2026 18:50

Rapat Kerja Pembahasan RUU P2SK antara DPR dan Anggota KSSK, Rabu (2/6/2026) (Bloomberg Technoz/ Mis Fransiska)
Rapat Kerja Pembahasan RUU P2SK antara DPR dan Anggota KSSK, Rabu (2/6/2026) (Bloomberg Technoz/ Mis Fransiska)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Partai Golkar menyampaikan pandangannya tertkait dengan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2025, salah satunya terkait dengan pengelolaan Saldo Anggaran Lebih (SAL).

Sebagai informasi, posisi Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang dimiliki pemerintah sampai akhir 2025 tercatat mencapai Rp438,26 triliun

“Fraksi Partai Golkar meminta penjelasan pemerintah mengenai arah kebijakan optimalisasi pengelolaan sal termasuk mekanisme tatak kelola, mitigasi risiko, serta ukuran efektivitas pemanfaatannya,” kata Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Puteri Anetta Komarudin dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke -24 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025/2026, Selasa (7/7/2026).


Menurut Puteri, hal ini dilakukan agar fungsi utama SAL sebagai instrumen penyanggap fiskal tetap terjaga di tengah dinamika perekonomian nasional maupun global.

Sebelumnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan bahwa saat ini SAL tercatat sebesar Rp438,26 triliun. Angka ini sedikit lebih rendah dibanding posisi SAL pada akhir tahun 2024 yang sebesar Rp457,5 triliun.