Namun, federasi Belgia menilai aturan tersebut tidak dapat mengesampingkan ketentuan lain yang mengatur sanksi kartu merah.
Menurut RBFA, Pasal 66.4 Kode Disiplin FIFA secara tegas menyebut bahwa pemain yang menerima kartu merah otomatis harus menjalani skorsing pada pertandingan berikutnya. Ketentuan tersebut, kata mereka, telah diterapkan secara konsisten terhadap seluruh kartu merah yang dikeluarkan sepanjang Piala Dunia 2026.
"Pasal 66.4 dari Kode Disiplin FIFA yang sama dengan jelas menyatakan kalau kartu merah, secara otomatis mengakibatkan skorsing untuk pertandingan tim berikutnya, sebagaimana telah terjadi pada semua kartu merah sebelumnya yang dikeluarkan selama Piala Dunia FIFA ini,"lanjutnya.
Selain itu, RBFA juga menilai keputusan FIFA bertentangan dengan Regulasi Kompetisi Piala Dunia FIFA 2026, khususnya Pasal 10.5. Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa pemain atau ofisial tim yang diusir keluar lapangan akibat kartu merah langsung maupun kartu merah tidak langsung (akumulasi dua kartu kuning) secara otomatis harus menjalani hukuman larangan bermain pada pertandingan berikutnya, dengan kemungkinan adanya sanksi tambahan.
Federasi Belgia menambahkan, sifat otomatis dari hukuman tersebut juga kembali ditegaskan dalam Surat Edaran Piala Dunia FIFA 2026 Nomor 16 yang telah didistribusikan kepada seluruh asosiasi peserta pada 12 Mei 2026.
Sebelumnya diberitakan, AS lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Bosnia dan Herzegovina 2-0 di babak 32 besar, sedangkan Belgia menang 3-2 atas Senegal lewat babak tambahan yang begitu dramatis.
Saat AS mengalahkan Bosnia, Folarin Balogun mendapat kartu merah karena ribut dengan bek Bosnia, Tarek Muharemovic, di menit ke-64.
Namun, selang tiga hari kemudian, penyerang tim nasional sepak bola pria Amerika Serikat (AS) tersebut, dipastikan tetap dapat memperkuat negaranya dalam laga babak 16 besar Piala melawan Dunia Belgia.
Keputusan ini diambil oleh FIFA yang membatalkan hukuman larangan bertanding satu laga, hal ini menyusul adanya permohonan yang disampaikan oleh langsung Presiden AS Donald Trump kepada Presiden FIFA Gianni Infantino.
Menurut sejumlah sumber mengatakan rincian pembicaraan, bahwa Trump langsung menelepon Infantino usai Balogun menerima kartu merah setelah mengemas tiga gol sepanjang turnamen tahun ini. Sesuai regulasi, sanksi kartu merah secara otomatis langsung diberikan dengan hukuman suspensi satu pertandingan.
Disebutkan bahwa Infantino memang diketahui punya capaian kerja sama yang erat dengan pemerintah Trump, apalagi di tengah berbagai ketegangan yang mengancam isu imigrasi, keamanan dan kebijakan luar negeri AS.
(dec)






























