Logo Bloomberg Technoz

Sejarah Tokopedia: Startup Unicorn hingga Kabar Efisiensi

Dovana Hasiana
04 July 2026 15:00

Papan nama Tokopedia. (Dimas Ardian/Bloomberg)
Papan nama Tokopedia. (Dimas Ardian/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Perusahaan penyedia teknologi perdagangan elektronik, Tokopedia, tengah dihantam oleh kabar mengenai pemutusan hubungan kerja. Tokopedia yang dulunya sempat dilabeli dengan perusahan rintisan (startup) unicorn karena memiliki valuasi lebih dari US$1 miliar.                                                                                                                                                                                                                                                                 Kabar PHK ini mencuat usai Tokopedia resmi menjadi bagian dari ByteDance pada 2024. Adapun, perusahaan saat ini disebut tengah melakukan penyelarasan organisasi di bidang riset dan pengembangan (research and development) sebagai bagian dari strategi bisnis jangka panjang.

"Kami tengah menyelaraskan organisasi R&D pada ranah yang dapat mendorong pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan bagi bisnis kami, komunitas kreator, dan penjual di platform kami," disampaikan Juru Bicara TikTok dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (4/7/2026).

Lalu, bagaimana perjalanan Tokopedia?


Tokopedia didirikan oleh William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison pada 17 Agustus 2009. Setelah lima tahun, Tokopedia menjadi perusahaan Indonesia pertama di portofolio Softbank dan Sequoia. Pada 2017, Tokopedia mendapatkan pendanaan US$1,1 miliar dari Alibaba Group.

Tak hanya itu, Tokopedia mendapatkan putaran pendanaan baru sebesar US$1,1 miliar dari Softbank Vision Fund dan Alibaba Group pada 2018. Pada 2020, Tokopedia menjadi satu-satunya perusahaan teknologi Indonesia dengan pertumbuhan tercepat dalam Asia Pacific Technology Fast 500 oleh Deloitte Touche Tohmatsu.