Smelter RI Defisit Nikel: Utilitas RKEF 50% Kurang, HPAL Menyusul
Azura Yumna Ramadani Purnama
23 June 2026 11:00

Bloomberg Technoz, Jakarta – Forum Industri Nikel Indonesia (FINI) mengungkapkan sejumlah smelter pirometalurgi berteknologi rotary kiln electric furnace (RKEF) di Indonesia mengalami kekurangan pasokan bijih nikel, sehingga menurunkan utilitasnya menjadi di bawah 50%.
Ketua Umum FINI Arif Perdana Kusumah mengungkapkan kondisi tersebut terjadi di sejumlah lini operasi produksi smelter RKEF di Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, hingga Maluku Utara.
Arif menyatakan penurunan utilitas tersebut dilakukan agar tungku pembakaran atau furnace dapat dijaga tetap hangat untuk menghindari penundaan pengoperasian kembali yang bisa memakan waktu lama dan risiko kerusakan refraktori pada tungku pembakaran, jika harus dilakukan penghentian total.
“Beberapa lini produksi operasi RKEF di Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara saat ini telah beralih ke apa yang kami sebut 'hot idle' atau beroperasi di bawah 50% kapasitas,” kata Arif ketika dihubungi, Selasa (23/6/2026).
Smelter Hidrometalurgi




























