Uni Eropa Perintahkan Pemeriksaan Sayap pada Sejumlah Airbus A380
News
24 June 2026 20:00

Leen Al-Rashdan - Bloomberg News
Bloomberg, Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa meminta sejumlah operator pesawat Airbus A380 milik Airbus untuk melakukan inspeksi tambahan pada sayap pesawat mereka setelah ditemukan kemungkinan adanya retakan pada struktur tersebut.
“Telah ditetapkan bahwa retakan yang ditemukan pada pesawat tertentu dapat mengurangi integritas struktural sayap,” kata badan tersebut dalam arahan kelaikudaraan (airworthiness directive) yang diterbitkan pada 22 Juni. “Untuk mengatasi potensi kondisi yang tidak aman ini, Airbus menetapkan bahwa inspeksi khusus tambahan yang lebih rinci harus dilakukan.”
Sebanyak 16 pesawat memerlukan pemeriksaan tambahan, menurut arahan tersebut. Dari jumlah itu, 15 unit dioperasikan oleh Emirates, sementara satu unit diterbangkan oleh Qantas Airways. Emirates merupakan operator A380 terbesar di dunia dengan lebih dari 100 pesawat bertingkat dua tersebut dalam armadanya. Qantas memiliki 10 unit dan berencana mengoperasikannya hingga dekade berikutnya.
Pesawat ini pertama kali mulai beroperasi pada 2007 bersama Singapore Airlines dan menjadi simbol taruhan berani Airbus bahwa maskapai akan membutuhkan pesawat yang semakin besar di tengah padatnya bandara-bandara utama. Namun, strategi itu berbalik menjadi bumerang ketika maskapai menilai model tersebut terlalu mahal dan rumit untuk dioperasikan. Meskipun pesawat bertingkat dua itu tetap populer di kalangan penumpang, A380 kini menjadi pesawat yang hanya melayani pasar tertentu dan sudah tidak lagi diproduksi.
































