Logo Bloomberg Technoz

Bos Pertamina Ungkap Alasan Kerek Harga Pertamax

Azura Yumna Ramadani Purnama
12 June 2026 09:00

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri di kompleks istana kepresidenan, Jumat (17/10/2025)./Bloomberg Technoz-Dovana Hasiana
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri di kompleks istana kepresidenan, Jumat (17/10/2025)./Bloomberg Technoz-Dovana Hasiana

Bloomberg Technoz, Jakarta - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri membeberkan harga bahan bakar minyak (BBM) RON 92 atau Pertamax 92 naik menjadi Rp16.250 per liter lantaran dinamika harga minyak global.

Simon menerangkan penyesuain harga BBM nonsubsidi juga dilakukan oleh operator stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta.

“Penyesuaian pada harga BBM non-subsidi ini dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika geopolitik global dan harga minyak yang berlaku di pasar Internasional,” kata Simon dalam keterangan resminya, Kamis (11/6/2026) malam.


Simon menegaskan harga BBM bersubsidi Pertalite dan Solar tidak mengalami penyesuaian, masing-masing ditahan sebesar Rp10.000 per liter dan Rp6.800 per liter.

“Di tengah tantangan global yang terus berkembang, Pertamina dengan dukungan penuh dari Pemerintah terus berkomitmen menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Simon.