KSAD Bantah TNI Ikut Berantas Begal
Dovana Hasiana
11 June 2026 14:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kepala Staf Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak memberikan penjelasan mengenai kabar yang beredar bahwa anggota militer dari matra angkatan darat turut mengurusi masalah begal.
Menurut dia, TNI tidak terlibat secara langsung dalam menindak begal. Dalam hal ini, Maruli justru berdalih para pelaku begal takut melakukan aksinya karena kehadiran TNI di daerah.
“Siapa yang mengurus begal? Enggak ada yang mengurus begal. Begal itu jadi takut karena ada tentara, gitu lho. Bukan ngurus-ngurusin. Ada tentaranya di tempat situ, karena ada begal, melihat tentara, enggak jadi. Seperti itu,” ujar Maruli kepada awak media, Rabu (10/06/2026).
Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Brigadir Jenderal Muhammad Nas mengatakan, Panglima Tentara Nasional Indonesia Agus Subiyanto tak memberikan instruksi khusus soal keterlibatan TNI dalam penanganan tindak pidana begal di sejumlah wilayah. Dia mengklaim, seluruh keterlibatan TNI dalam kegiatan keamanan dan ketertiban masyarakat selalu berdasarkan permintaan.
“Dalam tugas OMSP disebutkan membantu tugas Kepolisian dalam menegakkan Kamtibmas. Hal ini atas permintaan Kepolisian yang disebut sebagai tugas perbantuan,” ujar Nas saat dihubungi Bloomberg Technoz, Jumat (29/05/2026). “Tidak ada instruksi khusus, tetapi Panglima TNI mendukung bila ada permintaan.”































