Logo Bloomberg Technoz

Dorong Likuiditas, BI Buka Kurva Imbal Hasil Pasar Uang

Redaksi
08 June 2026 17:50

Gubernur BI, Perry Warjiyo saat pertemuan tahunan Bank Indonesia 2025 di Jakarta, Jumar (28/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Gubernur BI, Perry Warjiyo saat pertemuan tahunan Bank Indonesia 2025 di Jakarta, Jumar (28/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) meluncurkan publikasi kurva imbal hasil transaksi pasar uang untuk memperkuat efisiensi dan transparansi pembentukan harga di pasar uang domestik. 

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menjelaskan kurva ini mencerminkan kondisi harga aktual yang terbentuk di pasar sekunder, sehingga memberikan acuan yang lebih akurat dan berbasis transaksi nyata bagi seluruh pelaku pasar.

"Publikasi diluncurkan mulai tanggal 8 Juni 2026, dan dapat diakses pada website Bank Indonesia pada menu Fungsi Utama – Moneter – INDONIA dan harga pasar uang lainnya," ujar Ramdan Denny dalam keterangan tertulis, Senin (8/6/2026).


Dia memaparkan kurva imbal hasil dihitung berdasarkan rata-rata tertimbang (RRT) harga dan volume transaksi aktual Repurchase Agreement (Repo) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) di pasar sekunder. Data mencakup Repo tenor 1 bulan, serta SRBI tenor 3, 6, dan 12 bulan. 

"Publikasi akan dilakukan setiap hari Senin atau hari kerja pertama setiap minggunya pada pukul 10.00 WIB, memuat data harian minggu kerja sebelumnya," sebutnya.