Menurut dia, inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Bank Indonesia bersama National Working Group on Benchmark Reform (NWGBR) untuk memperkuat reformasi suku bunga acuan domestik, dan mendorong terbentuknya pasar keuangan yang modern, transparan, efisien, dan berbasis transaksi.
"Publikasi ini diharapkan meningkatkan efisiensi pembentukan harga di pasar uang, mendorong likuiditas transaksi pasar sekunder, memperdalam pasar keuangan domestik, serta memperkuat efektivitas transmisi kebijakan moneter," tambahnya.
Sebagai informasi, NWGBR beranggotakan Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan dan Asosiasi Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing Indonesia (APUVINDO).
(lav)
No more pages






























