Logo Bloomberg Technoz

Harga Minyak Stabil Tinggi, Margin Kilang Tua di RI Bisa Tergerus

Azura Yumna Ramadani Purnama
24 July 2026 18:10

Kilang Balongan./Bloomberg-Dimas Ardian
Kilang Balongan./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta – Center of Reform on Economics (Core) mewaspadai menipisnya margin keuntungan sejumlah kilang minyak tua milik PT Pertamina Patra Niaga (PPN), saat harga minyak dunia bertahan di level psikologis tinggi.

Ekonom energi Core Muhammad Ishak Razak berpendapat jika kenaikan harga minyak mentah tidak diimbangi kenaikan harga jual produk secara proposional, maka margin keuntungan kilang berpotensi menipis.

Dia menilai kilang-kilang tua dan memiliki sistem sederhana lebih rentan tergerus margin keuntungannya, dibandingkan dengan kilang kompleks yang lebih fleksibel mengolah berbagai jenis minyak mentah


“Brent yang [sempat] menembus US$100/barel akibat eskalasi geopolitik Timur Tengah pastinya berdampak ke hilir migas RI berupa kenaikan tajam biaya pengadaan crude, sementara harga jual BBM dalam negeri tidak bisa langsung disesuaikan,“ kata Ishak ketika dihubungi, Jumat (24/7/2026).

“Margin kilang memang berpotensi menipis, jika kenaikan harga crude tidak diimbangi kenaikan harga jual produk,” tegas Ishak.