Logo Bloomberg Technoz

50 Orang Dilibatkan Uji Coba Pertama Vaksin Ebola Bundibugyo

News
14 July 2026 12:50

Ilustrasi virus Ebola (Envato)
Ilustrasi virus Ebola (Envato)

Jason Gale - Bloomberg News

Bloomberg, Uji klinis pertama di dunia untuk vaksin yang menargetkan strain Bundibugyo dari virus Ebola telah dimulai, menandai tonggak penting dalam upaya mengendalikan wabah yang telah menewaskan lebih dari 700 orang di Afrika Tengah.

Uji coba tahap awal ini akan melibatkan 50 orang dewasa sehat untuk menilai keamanan vaksin serta respons imun yang dihasilkan. Serum Institute of India mengatakan telah memproduksi dan menyimpan sekitar 620.000 dosis vaksin eksperimental tersebut sebagai persiapan untuk uji klinis tahap lanjutan dan potensi penggunaan darurat apabila vaksin terbukti efektif. Perusahaan juga telah memasok 4.000 dosis untuk studi fase 1 tersebut.


Vaksin ini menggunakan platform adenovirus simpanse yang sama seperti vaksin Covid-19 Oxford-AstraZeneca dan dikembangkan dengan pendanaan dari Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI).

Total kumulatif kasus yang dilaporkan, termasuk kematian dan pasien yang sembuh, sejak pertengahan Mei. (Sumber: National Institute of Public Health)

Uji klinis ini dimulai 57 hari setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo dan negara tetangganya, Uganda, sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional. Hal ini menunjukkan bagaimana kemajuan teknologi vaksin telah memangkas waktu pengembangan sejak pandemi Covid-19.