Kasus Flu Burung Menyebar di Australia, Pemerintah Waspada
News
24 June 2026 18:40

Megan Durisin - Bloomberg News
Bloomberg, Satu jenis flu burung telah menyebar ke negara bagian kedua di Australia hanya beberapa hari setelah kasus pertama di daratan utama negara itu dilaporkan, menandakan tantangan yang mungkin dihadapi untuk mengendalikan penyakit hewan mematikan tersebut.
Australia Selatan mengonfirmasi kasus pertama flu burung H5, kata Perdana Menteri negara bagian itu, Peter Malinauskas, dalam konferensi pers pada Rabu. Hal itu menyusul deteksi awal di Australia Barat yang diumumkan pada akhir pekan lalu, menandai penyebaran virus tersebut ke seluruh benua di dunia. Menurut pemerintah negara bagian terkait, seluruh kasus ditemukan pada burung laut migran.
Virus tersebut telah merebak di berbagai belahan dunia dalam beberapa tahun terakhir. Wabah di wilayah seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa menyebabkan kematian jutaan unggas ternak serta mendorong kenaikan harga daging ayam. Kasus juga telah dilaporkan pada hewan lain, mulai dari sapi perah di AS hingga berang-berang dan anjing laut. Bahkan, burung-burung di Antarktika juga terdampak.
Sejauh ini belum ada kasus yang ditemukan pada peternakan unggas komersial di Australia, dan kasus di Australia Selatan dianggap sebagai “insiden terisolasi,” menurut pemerintah negara bagian tersebut. Meski demikian, saham produsen unggas Inghams Group Ltd. sempat merosot hingga 14% pada Senin setelah perusahaan mengumumkan penguncian (lockdown) operasinya di Australia Barat sebagai bagian dari upaya melawan virus H5N1.






























