Logo Bloomberg Technoz

Disdik DKI: MPLS Harus Ramah Tanpa Perpeloncoan

Dinda Decembria
14 July 2026 14:20

Siswa membawa kotak makan untuk mengikuti simulasi program makan siang di SMPN 2 Curug, Kamis (29/2/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto) 
Siswa membawa kotak makan untuk mengikuti simulasi program makan siang di SMPN 2 Curug, Kamis (29/2/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto) 

Bloomberg Technoz, Jakarta - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DKI Jakarta mengingatkan seluruh satuan pendidikan agar melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah tanpa praktik perpeloncoan maupun segala bentuk kekerasan. 

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana mengatakan MPLS bukan sekadar pengenalan lingkungan sekolah, melainkan momentum membangun budaya sekolah yang menghormati hak anak, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, serta menciptakan pengalaman belajar pertama yang positif bagi peserta didik.

 "Dalam semangat MPLS Ramah, hari pertama sekolah harus menjadi awal yang menyenangkan, aman, dan bermakna. Tidak ada lagi ruang hampa yang akan berpotensi munculnya praktik perpeloncoan ataupun bentuk kekerasan. Sekolah harus menjadi rumah kedua yang membuat setiap anak merasa diterima, dihargai, bertumbuh, dan berkembang secara optimal," ujar Nahdiana. dalam keterangan tertulis, Selasa (14/7).


Dalam pelaksanaan MPLS Ramah 2026, Disdik DKI juga mendeklarasikan Jaga Sekolah Aman dan Nyaman sebagai implementasi Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman. 

Melalui deklarasi tersebut, seluruh warga sekolah berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari kekerasan, perundungan, diskriminasi, serta tindakan lain yang mengancam keselamatan peserta didik.