Logo Bloomberg Technoz

Selama periode transisi, ekspor dilakukan atas nama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), sementara pada dokumen pemberitahuan ekspor barang (PEB), pelaku usaha tercatat sebagai pemilik barang dan BUMN Ekspor sebagai eksportir.

Dalam masa transisi tersebut, eksportir mulai mengalihkan transaksi ekspornya kepada BUMN Ekspor sebagai bagian dari persiapan implementasi penuh tata kelola ekspor satu pintu yang dijalankan 1 September 2026.

Tahap II

Mulai 1 September 2026, seluruh proses ekspor paduan besi ditangani oleh BUMN Ekspor, dimulai dari tahap pre-clearance melalui pengurusan LS.

Selanjutnya, BUMN Ekspor juga menangani tahap clearance sebelum proses berlanjut ke tahap post-clearance oleh Ditjen Bea Cukai hingga barang diekspor.

Dalam implementasi penuh tersebut, BUMN Ekspor menjadi pihak yang menjalankan keseluruhan proses ekspor, mulai dari pengurusan dokumen, transaksi dagang dan kontrak dengan pembeli luar negeri, hingga pelaksanaan ekspor komoditas paduan besi.

Dalam daftar HS ferro alloy yang diatur, produk feronikel dengan HS 7202.60.00 masuk kategori wajib memiliki LS. Produk yang tercakup antara lain feronikel (FeNi) dalam bentuk bongkahan (lumps), batangan (ingot), hingga sponge FeNi dengan kadar tertentu.

Alur atau proses bisnis ekspor besi paduan satu pintu./dok. Kemendag

Sementara itu, sejumlah produk besi paduan lain seperti fero mangan, fero silikon, fero kromium, fero molibdenum, fero tungsten, hingga fero titanium juga diwajibkan memiliki LS untuk ekspor.

Adapun beberapa HS seperti fero niobium dan pos lain-lain tetap masuk kategori bebas pengendalian khusus.

Daftar HS paduan besi yang digadang-gadang bakal terdampak kebijakan tersebut:

  1. HS ex 7202.11.00 (fero mangan dengan kadar ≥60% Mn) – wajib LS
  2. HS ex 7202.19.00 (fero mangan dengan kadar ≥60% Mn) – wajib LS
  3. HS 7202.21.00 (mengandung silikon lebih dari 55% menurut beratnya) – dilarang ekspor
  4. HS ex 7202.29.00 (logam paduan/fero silikon dengan kadar ≥75% Fe) – wajib LS
  5. HS ex 7202.30.00 (fero silikon mangan dengan kadar ≥60% Mn) – wajib LS
  6. HS ex 7202.41.00 (logam paduan/fero kromium dengan kadar ≥75% Fe) – wajib LS
  7. HS ex 7202.49.00 (logam paduan/fero kromium dengan kadar ≥75% Fe) – wajib LS
  8. HS 7202.50.00 (fero-silikon-kromium) – bebas pengendalian khusus
  9. HS ex 7202.60.00 (fero nikel/FeNi dalam bentuk bongkahan/lumps, ingot, nugget FeNi, atau sponge FeNi dengan kadar tertentu) – wajib LS
  10. HS ex 7202.70.00 (fero molibdenum dengan kadar ≥75% Fe) – wajib LS
  11. HS ex 7202.80.00 (logam paduan/fero-tungsten dan ferosilikon-tungsten dengan kadar ≥75% Fe) – wajib LS
  12. HS ex 7202.91.00 (fero titanium dengan kadar ≥65% Ti dan fero-silikon-titanium dengan kadar ≥75% Fe) – wajib LS
  13. HS ex 7202.92.00 (fero vanadium dengan kadar ≥75% Fe) – wajib LS
  14. HS 7202.93.00 (fero niobium) – bebas pengendalian khusus
  15. HS 7202.99.00 (lain-lain) – bebas pengendalian khusus

(azr/wdh)

No more pages