Logo Bloomberg Technoz

Taipan petrokimia, Energi Terbarukan (EBT), dan pertambangan Prajogo Pangestu, misalnya, mencatat penyusutan kekayaan harian terdalam. Total kekayaannya tersisa Rp306,98 triliun, tergerus Rp26,46 triliun dalam satu hari dan menyusut Rp506,35 triliun secara year—to–date (ytd). Penurunan ini mencerminkan sensitivitas saham–saham grup Barito terhadap perubahan sentimen pasar.

Tekanan juga dialami Low Tuck Kwong dengan kekayaan yang saat ini terhitung Rp275,22 triliun. Kekayaannya turun Rp4,4 triliun dalam satu hari, menyeret penurunan Rp111,15 triliun sepanjang tahun 2026. Volatilitas harga saham di pasar sepenuhnya memengaruhi nilai kekayaan taipan.

Konglomerat perbankan juga demikian. Budi Hartono yang terdampak turbulensi hebat di pasar saham, terpeleset amat dalam pada 2026. Kekayaan Budi Hartono tercatat di posisi Rp238,17 triliun, menyusut Rp100,56 triliun secara ytd.

Tekanan juga dialami Anthoni Salim dengan penurunan Rp74,1 triliun year–to–date/ytd menjadi jumlah kekayaan Rp208,18 triliun. Otto Toto Sugiri pun tak luput dari guncangan dengan total kekayaan tersisa Rp141,14 triliun, menyusut Rp14,94 triliun ytd.

(fad/aji)

No more pages