Logo Bloomberg Technoz

Pelemahan IHSG Menyusut Tersisa 0,6% Berkat Saham BRPT

Muhammad Julian Fadli
12 May 2026 18:30

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/62025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/62025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan melemah 0,68% di posisi 6.858 pada perdagangan Selasa (12/5/2026). Adapun IHSG sempat mencatatkan pelemahan hingga 2% lebih pada perdagangan siang hari tadi.

Posisi terendah IHSG sepanjang hari menyentuh 6.762 sedang tertingginya terbatas di 6.977. Volume perdagangan melibatkan 32,98 miliar saham. Dengan nilai perdagangan Rp16,29 triliun, dan frekuensi 2,53 juta kali diperjualbelikan.

IHSG Penutupan Sesi II pada Selasa 12 Mei 2026 (Bloomberg)

Tercatat ada pelemahan 463 saham, dan sebanyak 207 saham terjadi penguatan. Sisanya 151 saham stagnan.


Saham–saham kesehatan, saham perindustrian, dan saham infrastruktur menjadi pemberat pelemahan IHSG, dengan melemah mencapai 3,51%, 3,21% dan 1,49%. Sebaliknya, saham barang baku berhasil menguat 1,85% hingga menjadi pendorong terpangkasnya pelemahan IHSG.

Yang jadi perhatian, saham big caps potensial, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) berhasil menguat 295 poin atau dengan kenaikan 14,8% ke level Rp2.280/saham pada penutupan perdagangan Selasa (12/5/2026).