Breaking News
IHSG Berubah Merah, Tersengat Rupiah yang di Atas Rp17.500/US$
Muhammad Julian Fadli
12 May 2026 09:52

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi hari ini, Selasa (12/5/2026), berbalik arah jadi turun 1,22% menyentuh posisi 6.821. Koreksi IHSG datang usai rupiah melemah menembus Rp17.505/US$, level terendah sepanjang sejarah (All Time Low/ATL) per pukul 09:25 WIB.
Sejumlah saham berkapitalisasi besar, saham–saham big caps, juga menjadi pemberat IHSG sepanjang perdagangan pagi ini. Saham–saham perindustrian, saham infrastruktur, dan saham kesehatan mencatatkan pelemahan paling dalam, dengan masing–masing terpangkas 2,94%, 2,41% dan 1,52%.
IHSG balik arah hingga terus melemah dengan rentang perdagangan terjadi 6.977 sampai terlemahnya 6.818. Data perdagangan BEI menunjukkan nilai transaksi mencapai Rp2,34 triliun dari sejumlah 6,12 miliar saham yang diperjualbelikan dengan frekuensi terbilang 464 ribu kali.
Tercatat ada pelemahan di 396 saham, dan sebanyak 179 saham masih menguat. Sedangkan 148 saham stagnan.
Berikut adalah saham–saham berbobot besar yang menjadi sebab balik arahnya IHSG:
- PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) amblas 15%
- PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) ambruk 5,33%.
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) terpeleset 4,75%.
- PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) jatuh 4,71%.






























