Sektor Riil Lesu, Penjualan Ritel April Diramal Turun
Redaksi
12 May 2026 13:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Data Survei Penjualan Eceran (SPE) yang dirilis Bank Indonesia (BI) hari ini (12/5/2026) mengindikasikan kondisi terkini sektor riil yang sepertinya masih rapuh dan belum pulih sepenuhnya.
BI mencatat Indeks Penjualan Riil (IPR) Maret 2026 sebesar 256,7 atau tumbuh 3,4% secara tahunan (year on year/yoy). Angka ini memang masih positif, tetapi melambat cukup tajam dibanding Februari 2026 yang tumbuh 6,5% yoy.
Secara bulanan, penjualan eceran melonjak 10,3% dibanding Februari yang hanya tumbuh 4,1%. Namun kenaikan ini jelas bersifat musiman akibat Ramadan dan Lebaran.
Bahkan BI memperkirakan penjualan eceran April 2026 langsung terkontraksi 10% secara bulanan setelah momentum hari raya berlalu. Hal ini mengindikasikan bahwa konsumsi masyarakat belum benar-benar kuat. Belanja hanya terkonsentrasi pada momen tertentu, bukan karena adanya peningkatan daya beli yang berkelanjutan.
Terlihat dari pola konsumsi masyarakat pada Maret. Pertumbuhan tertinggi justru terjadi pada kelompok yang berhubungan dengan kebutuhan pokok yang sifatnya rutin, serta berkaitan dengan aktivitas Lebaran.




























