Uni Eropa Sepakat Sanksi Pemukim Radikal Israel di Tepi Barat
News
12 May 2026 14:40

Andrea Palasciano - Bloomberg News
Bloomberg, Uni Eropa mencapai kesepakatan politik untuk menjatuhkan sanksi terhadap pemukim Israel yang melakukan kekerasan di Tepi Barat. Ini menandai pertama kalinya blok tersebut berhasil mendapatkan dukungan suara bulat untuk langkah hukuman terhadap pihak Israel sejak puncak krisis Gaza.
Komisi Eropa, badan eksekutif Uni Eropa, sebenarnya telah mengusulkan sanksi ini tahun lalu. Namun, kebijakan tersebut sebelumnya gagal mendapatkan dukungan mutlak karena adanya keberatan dari sejumlah negara, terutama Hungaria. Para menteri luar negeri Uni Eropa akhirnya memberikan dukungan resmi terhadap sanksi ini dalam pertemuan di Brussel, Senin (11/05/2026).
Sanksi ini akan menargetkan sejumlah individu dan organisasi. Untuk mendapatkan dukungan luas dari negara-negara anggota, nama Menteri Israel Bezalel Smotrich dan Itamar Ben-Gvir—yang sebelumnya sempat masuk dalam daftar—akhirnya dihapus. Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, melalui unggahannya di X menyatakan bahwa sanksi ini juga mencakup langkah baru terhadap tokoh-tokoh utama Hamas, seraya menambahkan bahwa sudah "saatnya" Uni Eropa mengambil tindakan tegas.
Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa’ar mengkritik keras keputusan tersebut dengan menyebutnya sebagai langkah yang "semena-mena dan bermuatan politik." Ia menambahkan bahwa "perbandingan tidak masuk akal yang dipilih Uni Eropa antara warga negara Israel dan teroris Hamas" adalah sesuatu yang "keterlaluan."
































