Logo Bloomberg Technoz

IPA: Sumbangsih Lapangan Baru, 1 Juta Barel Minyak Bisa Tercapai

Sabrina Mulia Rhamadanty
12 May 2026 19:10

Kilang minyak PCK Schwedt dioperasikan oleh PCK Raffinerie GmbH, anak perusahaan Rosneft Oil Co./Bloomberg-Krisztian Bocsi
Kilang minyak PCK Schwedt dioperasikan oleh PCK Raffinerie GmbH, anak perusahaan Rosneft Oil Co./Bloomberg-Krisztian Bocsi

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indonesian Petroleum Association (IPA) menyebut target produksi minyak 1 juta barel per hari (BOPD) pada tahun 2029 dapat tercapai dengan adanya sumbangsih dari produksi pada lapangan migas baru. 

“Target satu juta barel [minyak] dan gas 12 BSCFD [Billion Standard Cubic Feet per Day], kami percaya bahwa ini bisa dicapai kalau kita mempunyai banyak temuan lapangan baru dari hasil eksplorasi,” ungkap Direktur Eksekutif IPA, Marjolijn Wajong dalam acara Press Confrence-Road to IPA Convex 2026 di Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Meski begitu, target ini juga harus melihat produksi dari lapangan migas aktif yang ada sekarang. Dengan tetap menjaga produksi minyak dan gas yang sudah ada. 


“Kita kan ngomongnya naik nih, bukan hanya mempertahankan. Maka harus ada lapangan-lapangan baru. Dan lapangan-lapangan baru itu harus besar dan didapat dari eksplorasi,” tambahnya. 

Selain tantangan eksplorasi yang harus sejalan dengan target 1 juta barel, kondisi geopolitik global yang ada saat ini menurutnya juga menjadi tantangan serius bagi Indonesia, khususnya dalam mencapai ketahanan energi nasional.