Kematian Ibu saat Melahirkan Turun Tapi Tren di Papua Tinggi
Dinda Decembria
06 May 2026 15:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti memaparkan perkembangan terbaru angka kematian ibu dan anak di Indonesia berdasarkan hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025.
Meski sejumlah indikator menunjukkan perbaikan, disparitas antarwilayah masih menjadi tantangan besar, terutama di kawasan timur Indonesia.
Amalia menjelaskan, angka kematian ibu melahirkan atau Maternal Mortality Rate (MMR) dalam SUPAS 2025 tercatat sebesar 144 per 100.000 kelahiran hidup.
“MMR adalah kematian perempuan usia 15 sampai 49 tahun yang terjadi pada periode kehamilan, persalinan, atau 42 hari setelah persalinan per 100.000 kelahiran hidup,” ujarnya di YouTube BPS, Selasa (5/5).
Ia menambahkan, capaian tersebut menunjukkan tren penurunan dibandingkan dengan hasil Long Form Sensus Penduduk 2020. “MMR hasil SUPAS 2025 mengalami penurunan 45 poin dari LF SP 2020,” kata Amalia.































