IHSG Rawan Koreksi, Uji Support di Kisaran 6.875
Nyoman Ary Wahyudi
11 May 2026 08:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sebagian analis memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal kembali koreksi selepas Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menolak proposal damai Iran.
Sementara itu, sejumlah risiko dari pasar domestik seperti usulan kenaikan royalti mineral logam, depresiasi rupiah hingga penyesuaian bobot di indeks MSCI turut menjadi pemberat indeks komposit hari ini.
“Tentunya ini menjadi katalis negatif sehingga saya kira IHSG akan melanjutkan pelemahan,” kata Ekonom Panin Sekuritas Muhammad Zaidan saat dihubungi, Senin (11/5/2026).
Zaidan menambahkan nilai tukar rupiah belakangan relatif rentan di tengah tren kuat kenaikan harga minyak dunia.
Apalagi, penolakan Trump atas proposal damai Iran diproyeksikan dapat memperpanjang penutupan pelayaran minyak dunia di Selat Hormuz.





























