Logo Bloomberg Technoz

Akibat Memori Langka, Apple Bakal Hilangkan MacBook Neo Murah

Merinda Faradianti
08 May 2026 13:55

Papan keyboard pada MacBook Neo. dok: Adam Gray/Bloomberg
Papan keyboard pada MacBook Neo. dok: Adam Gray/Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Apple Inc. dikabarkan menghadapi dilema setelah lonjakan biaya chip dan memori mulai menggerus keuntungan dari laptop murah MacBook Neo. Sebuah laporan menyebutkan bahwa raksasa teknologi itu disebut mempertimbangkan menghapus varian termurah US$599 atau sekitar Rp9 jutaan dari lini MacBook Neo, dikutip dari MacRumors, Jumat (8/5/2026)

Apple dikabarkan tengah mengevaluasi keberlanjutan model dasar MacBook Neo imbas kenaikan harga DRAM dan biaya produksi chipset. Informasi tersebut berasal dari kolumnis teknologi asal Taiwan dan mantan reporter Bloomberg, Tim Culpan.

“Untuk memenuhi target produksi yang direvisi, Apple membutuhkan pasokan baru chip A18 Pro dari TSMC. Neo menggunakan chip yang sama dengan iPhone 16 Pro, tetapi persediaan yang ada dilaporkan habis karena permintaan awal,” tulis laporan tersebut.

MacBook Neo sendiri menjadi salah satu produk Apple paling sukses tahun 2026. Laptop yang memakai chip A18 Pro, chip yang sebelumnya digunakan di iPhone itu langsung laris sejak peluncuran Maret lalu berkat harga yang jauh lebih murah dibanding MacBook Air.

Namun, popularitas tersebut justru memicu tekanan baru. Permintaan tinggi memaksa Apple meningkatkan produksi hingga hampir dua kali lipat, sementara harga komponen global terus naik akibat krisis pasokan memori dan semikonduktor.

Akibat tekanan tersebut Apple kini mempertimbangkan beberapa opsi mulai dari menghapus model 256GB termurah hingga menaikkan harga jual perangkat. Alternatif lain yang sedang dikaji adalah menghadirkan warna baru untuk menjaga minat konsumen jika harga naik.

MacBook Neo Apple Seharga $599 (Bloomberg)

MacBook Neo selama ini diposisikan sebagai gerbang masuk ke ekosistem Apple, terutama bagi pelajar dan pengguna baru Mac. Harga awal US$599 membuatnya menjadi laptop Apple termurah sepanjang sejarah perusahaan.

Di komunitas pengguna MacBook rumor kenaikan harga tersebut langsung memicu kekhawatiran. Sejumlah pengguna Reddit menilai hilangnya model murah akan mengurangi daya tarik utama MacBook Neo sebagai laptop value for money Apple.

Jika Apple akhirnya memutuskan untuk tidak menjatuhkan konfigurasi MacBook Neo seharga US$599, Culpan mengatakan bahwa perusahaan tersebut secara alternatif mempertimbangkan untuk memperkenalkan opsi warna baru untuk Neo generasi saat ini untuk meredam potensi kenaikan harga.