Apakah MacBook Neo Rp8 Jutaan Cukup Spesial untuk Dipinang?
Redaksi
11 March 2026 10:45

Bloomberg, Apple menawarkan perangkat yang sepenuhnya baru, MacBook Neo, dengan harga US$599 (atau US$499 untuk segmen edukasi) atau sekitar separuh dari perangkat MacBook Air. Hal ini menjadi sinyal bahwa perusahaan mampu menghadirkan laptop yang dicitrakan punya kepresisian dalam pengerjaan, performa, dan daya tahun.
Keputusan yang disadari membawa dampak sistem operasi macOS akan menyebar ke kelompok pelanggan baru, yang sebelumnya tidak mampu membeli laptop mahal atau lebih memilih tidak membelinya.
MacBook Neo adalah produk yang dulu tak terbayangkan dari perusahaan yang selama bertahun-tahun menentang ide netbook dan tidak pernah membuat laptop murah sendiri. Namun, itu sebelum Apple mulai melengkapi Mac dengan chip buatan sendiri, meningkatkan standar yang diharapkan konsumen dalam hal daya tahan baterai bahkan saat menggunakan mesin ini hingga batas maksimalnya.
Dalam pembahasan awal MacBook Neo, terdapat narasi yang dominan bahwa perangkat ini hanya cocok untuk tugas-tugas “paling basic” seperti browsing web, menonton video, dan membuat dokumen. Mungkin itu wajar, karena inilah ekspektasi yang telah dibebankan pada konsumen oleh laptop Windows entry-level dan Chromebook murah selama bertahun-tahun.
Namun, dalam hasil review ditemukan seberapa jauh laptop pertama Apple yang ditenagai oleh chip iPhone ini bisa beroperasi. Neo dan chip A18 Pro-nya mampu mengedit gambar RAW di Adobe Lightroom. MacBook Neo juga dapat mengedit video 4K pendek di aplikasi seperti iMovie atau CapCut tanpa masalah. Perlu merekam podcast atau demo lagu singkat? Itu lebih dari sekadar mungkin.































